PakodingPakoding
Di Halaman Ini ↓

Hakikat Storytelling: Dari Data Menjadi Rasa

Secara mendasar, storytelling adalah transformasi dari penyampaian data faktual yang kaku menjadi rangkaian kisah yang hidup dan mudah dibayangkan.

Perhatikan komparasi penyampaian profil sekolah berikut:

  • Penyampaian Tanpa Storytelling (Sekadar Daftar Fakta): "Sekolah kami memiliki perpustakaan, laboratorium komputer, lapangan basket, dan dua puluh ruang kelas." Pesan tersampaikan secara harfiah, namun terasa kering seperti inventaris barang.
  • Penyampaian dengan Storytelling (Bercerita): "Setiap pagi sebelum bel masuk berbunyi, derap langkah siswa sudah terdengar riuh menuju perpustakaan. Di sudut jendela yang terang, ada yang tekun menuntaskan tugas, membuka lembar ensiklopedia sains, atau sekadar berbagi cerita buku bacaan bersama kawan sebangku."

Prinsip pembedanya:

INFORMASI   = Apa pokok materi yang ingin disampaikan (fakta mentah).
STORYTELLING = Bagaimana mengemas fakta tersebut menjadi untaian pengalaman manusia yang berkesan.