PakodingPakoding
Di Halaman Ini ↓

Tipografi Lanjutan

Setelah mengenal kategori dasar huruf, siswa mendalami penerapan tipografi tingkat lanjutan:

  1. Font Family: Satu keluarga rupa huruf lengkap yang memiliki variasi bobot selaras, seperti Regular, Medium, Semibold, Bold, dan Italic.
  2. Font Pairing: Seni memadukan maksimal dua keluarga huruf yang berbeda namun harmonis. Contoh kombinasi aman bagi pemula:
    • Judul menggunakan Sans Serif Bold, isi teks menggunakan Sans Serif Regular.
    • Judul menggunakan Serif Bold, isi teks menggunakan Sans Serif Regular.
      Hindari penggunaan lebih dari dua jenis font keluarga dalam satu karya.
  3. Hierarki Ukuran Tipografi: Pembagian skala ukuran proporsional, misalnya Judul (48 px), Subjudul (24 px), dan Teks Isi/Body (16 px).
  4. Line Height (Leading): Jarak vertikal antarbaris teks. Jika terlalu rapat teks bertumpuk sulit dibaca; jika terlalu renggang hubungan antarkalimat terasa terputus.
  5. Letter Spacing (Tracking & Kerning): Pengaturan kerapatan horizontal antarhuruf untuk memberikan kesan lega atau padat pada judul kapital.
  6. Readability: Keterbacaan teks adalah prioritas mutlak. Jangan pernah menggunakan font dekoratif kaligrafi yang rumit untuk paragraf isi yang panjang.