Setelah mengenal kategori dasar huruf, siswa mendalami penerapan tipografi tingkat lanjutan:
- Font Family: Satu keluarga rupa huruf lengkap yang memiliki variasi bobot selaras, seperti Regular, Medium, Semibold, Bold, dan Italic.
- Font Pairing: Seni memadukan maksimal dua keluarga huruf yang berbeda namun harmonis. Contoh kombinasi aman bagi pemula:
- Judul menggunakan Sans Serif Bold, isi teks menggunakan Sans Serif Regular.
- Judul menggunakan Serif Bold, isi teks menggunakan Sans Serif Regular.
Hindari penggunaan lebih dari dua jenis font keluarga dalam satu karya.
- Hierarki Ukuran Tipografi: Pembagian skala ukuran proporsional, misalnya Judul (48 px), Subjudul (24 px), dan Teks Isi/Body (16 px).
- Line Height (Leading): Jarak vertikal antarbaris teks. Jika terlalu rapat teks bertumpuk sulit dibaca; jika terlalu renggang hubungan antarkalimat terasa terputus.
- Letter Spacing (Tracking & Kerning): Pengaturan kerapatan horizontal antarhuruf untuk memberikan kesan lega atau padat pada judul kapital.
- Readability: Keterbacaan teks adalah prioritas mutlak. Jangan pernah menggunakan font dekoratif kaligrafi yang rumit untuk paragraf isi yang panjang.

