Siswa harus diajarkan bahwa proses revisi dan umpan balik adalah tahapan esensial dari perkembangan seorang desainer. Kritik karya dilakukan berbasis empat pertanyaan objektif:
- Apa tujuan utama dari desain ini?
- Elemen mana yang sudah bekerja dengan sangat baik?
- Bagian mana yang masih membingungkan atau mengganggu alur baca?
- Solusi apa yang konkret untuk memperbaikinya?
Ganti komentar subjektif seperti "Desainnya jelek" menjadi masukan profesional yang berbobot: "Ukuran judul kurang kontras dengan subjudul", "Warna teks abu-abu di atas latar putih menurunkan keterbacaan", "Elemen tanggal terlalu menempel pada tepi margin", atau "Foto utama belum mencerminkan semangat festival".

