PakodingPakoding
Di Halaman Ini ↓

Komposisi

Komposisi adalah teknik menata dan menyusun elemen visual di dalam sebuah bidang gambar pada desain, fotografi, maupun video.

  1. Fokus Utama: Setiap karya visual wajib memiliki titik vokal atau fokus utama agar penonton langsung memahami inti pesan. Pada foto potret fokusnya berada pada mata/wajah, pada poster berada pada judul kegiatan, dan pada katalog komersial berada pada produk yang ditawarkan.
  2. Rule of Thirds: Panduan komposisi klasik dengan membagi bidang visual menjadi sembilan kotak yang sama menggunakan dua garis horizontal dan dua garis vertikal. Objek utama ditempatkan pada garis atau titik potong garis tersebut untuk menghasilkan tata letak yang seimbang dan alami.
 | |
-----+-----+-----
 | |
-----+-----+-----
 | |
  1. Center Composition: Menempatkan objek utama tepat di tengah bidang gambar. Komposisi ini sangat efektif untuk foto potret, produk komersial, bangunan simetris, atau presentasi visual yang membutuhkan kesan tegas dan fokus penuh.
  2. Symmetry: Menghadirkan keseimbangan formal antara sisi kiri dan kanan bidang gambar secara proporsional, seperti pada visual lorong sekolah, gerbang, fasad gedung, atau lapangan olahraga.
  3. Leading Lines: Pemanfaatan elemen garis alami atau buatan di dalam gambar (jalan, pagar, deretan tiang, tangga, lorong, atau bayangan) untuk menuntun mata pemirsa langsung menuju subjek utama.
  4. Framing: Memanfaatkan elemen lingkungan di sekitar subjek (seperti kusen pintu, jendela, dedaunan, atau gapura) sebagai bingkai alami untuk mempertegas kedalaman ruang dan mengisolasi objek utama.

Panduan Komposisi Fotografi