PakodingPakoding
Di Halaman Ini ↓

Storytelling

Storytelling adalah seni merangkai serpihan informasi atau kronologi peristiwa menjadi jalinan narasi yang koheren, bermakna, dan mampu menyentuh emosi penonton. Narasi visual yang efektif selalu bertumpu pada struktur babak yang jelas:

  1. Pembukaan (Awal): Memperkenalkan subjek, situasi awal, serta latar tempat.
  2. Tujuan / Masalah: Menetapkan apa yang ingin dicapai atau tantangan yang dihadapi tokoh.
  3. Proses: Tahapan perjuangan, aktivitas, atau dinamika yang terjadi dalam menghadapi tantangan.
  4. Hasil: Resolusi atau kondisi akhir yang dicapai.

Sebagai contoh penerapan pada tema "Persiapan Lomba Futsal Sekolah", alur narasinya disusun berurutan: tim menerima surat edaran lomba (Pembukaan), tim sepakat mendaftar dan menargetkan juara (Tujuan), proses latihan fisik keras, pembahasan strategi, dan penyiapan perlengkapan (Proses), hingga saat tim melangkah memasuki arena pertandingan resmi (Hasil).

AWAL
?
TUJUAN / MASALAH
?
PROSES
?
HASIL

Prinsip penceritaan terstruktur ini dapat diterapkan secara fleksibel pada seluruh cabang multimedia, baik rangkaian esai foto, poster naratif, video pendek, materi presentasi, hingga konten kampanye media sosial.

Visual Storytelling Futsal